Dear Frenz,
Kenapa banyak orang lebih memilih ayam kampung daripada ayam broiler (atau terkadang disebut sebagai ayam negeri). Setelah saya tanya dengan kawan yang bisnis di bidang ternak ayam broiler, ternyata sudah merupakan ritual dalam memelihara ayam broiler untuk menyuntikkan obat-obatan (red : bahan kimia) seperti :
1. Vaksin
2. Hormon pertumbuhan / Steroid.
3. Campuran Antibiotik pada makanan.
Persyaratan agar obat-obatan pada ayam tersebut tidak termakan oleh manusia dalam konsentrasi yang tinggi, ada persyaratan dosis dan tenggang waktu tertentu dari pemberhentian pemberian sampai dengan dipotong / dijual ke pasar.
1. Vaksin (minimum 3 minggu sebelum dipotong)
2. Hormon (Seminggu sebelum dipotong)
3. Antibiotik (Seminggu sebelum dipotong)
Kenyataannya dosis dan jangka waktu tersebut sering di langgar pada kondisi-kondisi tertentu, misalnya pada saat harga daging ayam melambung tinggi atau pada saat banyak penyakit menyerang sehingga terkadang ayam yang dijual di pasar masih mengandung obat-obatan yang tidak baik untuk manusia.
Lokasi-lokasi kandungan vaksin ataupun hormon terbesar pada daging ayam ada di lokasi Leher dan Sayap (Chicken Wing). Untuk mengurangi resiko memakan obat-obatan pada ayam yang tidak baik, hindari untuk memakan bagian tersebut.
Bahkan gosipnya, lebih sehat makan ayam broiler yang di KFC, Mc Donald ataupun fast-food sejenis karena quality control mereka akan kualitas ayam lebih terjaga :)
Tapi yang paling bener sih ... Jangan makan ayam broiler kalau bisa ... ada resiko kanker didalamnya.
Comments
Post a Comment